Uraian Direksi

Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab Masing- Masing Anggota Direksi

Perseroan menetapkan bahwa Direksi memiliki tanggung jawab yaitu:

  • Direksi bertanggung jawab penuh dalam menjalankan fungsi pengelolaan Perseroan.
  • Direksi bertanggung jawab penuh untuk menetapkan arah strategis jangka pendek dan jangka panjang dan prioritas Perseroan.
  • Direksi wajib mengelola Perseroan sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab yang tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundangundangan yang berlaku.
  • Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dalam setiap kegiatan usaha Perseroan pada setiap tingkatan dan hierarki organisasi Perseroan.
  • Direksi wajib menjalankan program tanggung jawab sosial Perseroan.
  • Direksi berkewajiban menindaklanjuti semua hasil temuan audit dan rekomendasi dari unit audit internal, audit eksternal, dan hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan serta lembaga pemerintah lainnya.
  • Direksi wajib memelihara hubungan sehat dan terbuka dengan Direksi lainnya dan mendukung peran Direksi sebagai organ pengawas.
  • Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham.

 

Didalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Perseroan melakukan pembagian terkait ruang lingkup masing-masing Direksi, yaitu:

• Direktur Utama

Ruang lingkup Direktur Utama ialah melakukan fungsi pengelolaan dan koordinasi kegiatan Direksi. Direktur Utama membawahi Divisi Sumber Daya Manusia, Divisi Informasi dan Teknologi, dan Divisi Pengawasan Internal.

• Direktur Keuangan dan Akuntansi

Ruang lingkup Direktur Keuangan dan Akuntansi ialah melakukan fungsi pengelolaan Perseroan dibidang keuangan dan akuntansi. Direktur Keuangan dan Akuntansi membawahi Divisi Keuangan, Divisi Akuntansi dan Pajak, dan Divisi Analisa Bisnis.

• Direktur Kepatuhan

Ruang lingkup Direktur Kepatuhan ialah melakukan fungsi pengelolaan Perseroan dibidang kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan kebijakan Perseroan. Direktur Kepatuhan membawahi Satuan Kerja Kepatuhan, Sekretaris Perusahaan,dan Divisi Hukum.

• Direktur Operasional & Manajemen Resiko

Ruang lingkup Direktur Operasional ialah melakukan fungsi pengelolaan Perseroan dibidang operasional. Direktur Operasional membawahi Divisi Dukungan Operasional, Divisi Manajemen Account Receivable, Divisi Pengembalian Aset, dan Divisi Manajemen Resiko.

 

Frekuensi Pertemuan dan Tingkat Kehadiran Pertemuan Direksi

Direksi Perseroan melakukan rapat pertemuan sesuai dengan Pasal 16 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.30/ POJK.05/2014 dan Pedoman dan Tata Tertib Direksi Perseroan yaitu 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Kehadiran anggota Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

1. Doddy Susanto

Direktur Utama Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi ialah 12 (dua belas) kehadiran dari 12 (dua belas) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu) tahun.

2. Hawanto Hartono

Direktur Keuangan dan Akuntansi Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi ialah 12 (dua belas) kehadiran dari 12 (dua belas) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu) tahun.

3. Ricky Faerus

Direktur Kepatuhan Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi ialah 12 (dua belas) kehadiran dari 12 (dua belas) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu) tahun.

4. Irawan Susatya L

Direktur Operasional & Manajemen Risiko Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi ialah 12 (dua belas) kehadiran dari 12 (dua belas) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu) tahun.

 

Frekuensi Pertemuan dan Tingkat Kehadiran Pertemuan Direksi dengan Dewan Komisaris

Direksi Perseroan didalam tugas dan tanggung jawab Direksi berkewajiban untuk melaksanakan rapat dengan Dewan Komisaris. Rapat yang dilakukan antara Direksi dan Dewan Komisaris bertujuan untuk melaporkan kinerja Perseroan dan pembahasan hal-hal yang terkait strategi Perseroan. Rapat antara Direksi dengan Dewan Komisaris dilakukan 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Kehadiran anggota Direksi adalah sebagai berikut:

1. Doddy Susanto

Direktur Utama Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris ialah 4 (empat) kehadiran dari 4 (empat) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dengan Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun.

2. Hawanto Hartono

Direktur Keuangan dan Akuntansi Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris ialah 4 (empat) kehadiran dari 4 (empat) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dengan Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun.

3. Ricky Faerus

Direktur Kepatuhan Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris ialah 4 (empat) kehadiran dari 4 (empat) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dengan Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun.

4. Irawan Susatya L

Direktur Operasional dan Manajemen Resiko Perseroan

Jumlah kehadiran dalam Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris ialah 4 (empat) kehadiran dari 4 (empat) pertemuan atau 100% (seratus persen) dari jumlah rapat Direksi dengan Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun.

 

Program Pelatihan Direksi

1. Doddy Susanto

Pelaihan terkait industri Perseroan yang diikuti sepanjang tahun 2016 ialah :

  • Condusive Government Policies Supporting Promising Economic Development yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2016 di The Raffles Hotel Jakarta.

2. Hawanto Hartono

Pelatihan terkait industri Perseroan yang diikuti sepanjang tahun 2016 ialah :

  • Condusive Government Policies Supporting Promising Economic Development yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2016 di The Raffles Hotel Jakarta.

3. Ricky Faerus

Pelatihan terkait industri Perseroan yang diikuti sepanjang tahun 2016 ialah :

  • Condusive Government Policies Supporting Promising Economic Development yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2016 di The Raffles Hotel Jakarta.

4. Irawan Susatya L

Pelatihan terkait industri Perseroan yang diikuti sepanjang tahun 2016 ialah :

  • Condusive Government Policies Supporting Promising Economic Development yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2016 di The Raffles Hotel Jakarta.
  • Sertifikasi Ahli Manajemen Risiko yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko bekerjasama dengan Daya Makara UI pada tanggal 20 Oktober 2016 di Hotel Aryaduta, Jakarta.